Keheningan yang indah - Anak Rantau Pacitan

Breaking

Anak Rantau Pacitan

Website Resmi Paguyuban Anak Rantau Pacitan Se - Nusantara

Post Top Ad

Keheningan yang indah

    Lentera menghiasi semua sudut kota, aroma cendana semerbak menjadi bumbu-bumbu akan kesyahduan yang ia ciptakan, keberadaan keduanya menimbulkan suasana hening nan indah, namun tidak membuat mereka lupa atau terlena, malam semakin larut, hujan rintik-rintik membasahi jengkal tanah disekitarnya, sebut saja Jalal, seorang pria paruh baya yang mempunyai nama beken soreng (red.) dengan seorang wanita yang tampak anggun. 

Wanita yang baru dia kenal itu ternyata begitu baik dan lembut, tutur kata dan sikapnya sangat mencerminkan adat ketimuran, waktupun berlalu begitu cepat, suasana hening itu tiba-tiba berubah ketika di temuinya beberapa kejanggalan yang tampak, keringat dingin bercucuran, begitu cepat detak jantung ia rasakan, komunikasi singkatpun akhirnya tercipta "Mbak asli mana" sapanya, "Pacitan mas" jawab wanita itu singkat "loh kok disini, sedang apa? " Soreng makin penasaran "Opo lali pak, royan kok jarne ket mau ora mbok openi, malah mbok tinggal mbalesi wa, karo pringas-pringis (red.) aku iki mamae royan, arep opo njenengan ayo tak ladeni"cetusnya sembari tolak pinggang" Apeessss apesss"ujar Jalal sambil mundur....Klutik pyarrrrr nggolengne kopi segelas........@imBgr_17


ANCUK