Dukungan ARPAC Terhadap PILKADA 2020 di Pacitan - ARPAC

Breaking

ARPAC

Website Resmi Paguyuban Anak Rantau Pacitan Se - Nusantara

Dukungan ARPAC Terhadap PILKADA 2020 di Pacitan

 

PACITAN - Menyikapi pilkada serentak 2020 ini sekaligus menghindari adanya politisasi terhadap organisasi, Anak Rantau Pacitan  (ARPAC) dengan tegas menyatakan bersikap netral.

Penegasan ARPAC netral dalam pilkada kali ini disampaikan Dewan Pengurus Pusat (DPP) ARPAC melalui sebuah maklumat yang ditujukan kepada semua pengurus DPP dan DPW ARPAC.

"Tahapan Pilkada akan masuk masa kampanye, setelah KPU menetapkan pasangan calon dan menetapkan nomor urut. DPP mengeluarkan maklumat, agar tidak membawa nama  ARPAC dalam hal dukung mendukung calon," tegas Ketua Umum DPP ARPAC  Edi Suwarsito, setelah adanya penetapan nomor urut  paslon bupati dan wakil bupati  pada Kamis sore (24/9) kemarin.

Dia menegaskan, ARPAC  merupakan organisasi sosial dan kekeluargaan. Sesuai amanat AD/ ART ARPAC, tidak dibenarkan membawa nama organisasi dalam hal mendukung calon kepala daerah provinsi maupun kabupaten dan kota.

Dia melanjutkan, ARPAC menghormati pilihan dan dukungan serta sikap politik setiap orang, termasuk pengurus dan anggota ARPAC.   Sebab, memilih dan dipilih merupakan hak konstitusi yang melekat untuk seluruh warga negara yang memenuhi syarat sesua aturan perundang-undangan.

"Bagi anggota yang masih memiliki hak pilih karena tidak berpindah alamat domisili, dipersilahkan untuk mengikuti pesta demokrasi pemilihan  bupati dan wakil bupati Pacitan"

Hal itu diungkapkannya karena saat ini tidak sedikit juga anggota ARPAC yang sudah tidak punya hak suara untuk ikut dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Pacitan 2020  dengan alasan sudah pindah alamat diluar daerah Pacitan.   

Fenomena akan adanya perbedaan pilihan anggota ARPAC secara individu  terhadap Paslon  tertentu dan menimbulkan perdebatan dimedia sosial, ARPAC menganggap hal itu lumrah ditengah iklim demorasi saat ini.Yang penting, semua menyadari bahwa siapapun berhak memberi dukungan terhadap Paslon tertentu.

"Perdebatan dimedia sosial itu wajar, yang penting tetap santun dalam memberikan argumen serta tidak saling serang secara membabi buta, serta ditulis di wall pribadi maupun group selain ARPAC" Tegas Edi.

ARPAC / Ratrie


No comments:

Post a comment